Tuesday, 19 April 2016
0 komentar

Globalisasi Ancam Ketahanan Keluarga

April 19, 2016

Jakarta (19/4) - Ketua DPD PKS Jakarta Pusat Ismail mengatakan ada tiga dampak globalisasi yang akan dihadapi masyarakat dan mengancam ketahanan keluarga.

"Mengutip pandangan Alvin Toffler, tiga efek globalisasi yang akan dihadapi. Pertama, masyarakat akan disibukkan dengan persaingan dalam bekerja sehingga melupakan dua aspek yaitu agama dan sosial," ujar Ismail dalam pembukaan acara revitalisasi dan seminar parenting di Aula DPTW PKS DKI Jakarta, Ahad (17/4/2016) lalu.

Kedua, ia menuturkan, masyarakat akan terjebak pada pemujaan materialistik sebagai pelampiasan atas kesibukan mereka dan untuk menunjukkan status sosial mereka.

"Yang ketiga, hubungan sosial akan bergeser, dari ikatan emosional menjadi sekadar ikatan fungsional semata," imbuhnya.
Oleh karena itu, menurutnya diperlukan upaya-upaya konkret yang dapat membekali masyarakat dalam membangun ketahanan keluarga sehingga dapat mengatasi efek negatif dari globalisasi tersebut.

Salah satu upaya konkret yang dilakukan PKS diantaranya melalui program-program ketahanan keluarga yang digulirkan Rumah Keluarga Indonesia (RKI).

Program-program yang digulirkan bukan sekadar penyuluhan, tetapi lebih diarahkan yang bersifat partisipatoris yaitu yang bisa melibatkan secara aktif para keluarga dalam membangun ketahanan keluarganya.

Diketahui, acara yang mengambil tema "Peran Orangtua dalam pembentukan karakter anak" ini dihadiri sekitar 50 peserta yang merupakan perwakilan pengurus HIMPAUDI DKI Jakarta, dan pengurus-pengurus PAUD di lingkungan Jakarta Pusat.

Keterangan Foto: Ketua DPD PKS Jakarta Pusat Ismail (pks.id)

0 komentar:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top