Tuesday, 19 April 2016
0 komentar

Penanganan Relokasi Pasar Bendungan Jangan Timbul Masalah

April 19, 2016
Pertemuan Pedagang Korban Kebakaran Dengan Pemerintah
Wates (20/4) - Pedagang Pasar bendungan yang kehilangan tempat usaha/jualan menghendaki segera bisa berjualan kembali. Meskipun  masih gundah baru saja mengalami musibah kebakaran, namun semangat utuk bangkit kembali menata ekonomi nampak dalam pertemuan yang difasilitasi pemerintah daerah pagi tadi di Balai Desa Bendungan. Ratusan pedagang yang hadir menanyakan kejelasan nasib mereka untuk bisa mendapatkan tempat berjualan.

Bupati Kulon Progo beserta jajarannya yang hadir menemui warga, menyepakati untuk segera dibangun relokasi sementara tidak jauh dari Pasar yang terbakar. Lahan sudah ada, untuk pelaksanaan pembangunannya akan dilakukan koordinasi lebih lanjut, tutur Bupati dalam sambutannya.

Sementara itu, Hamam Cahyadi anggota DPRD KP yang turut hadir mengikuti pertemuan tersebut menyatakan, diharapkan relokasi Pasar sementara jangan sampai timbulkan masalah baru. Mestinya menjadi solusi cepat recovery sesuai harapan pedagang serta mampu melayani kembali kebutuhan umum masyarakat akan Pasar. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan relokasi sementara yaitu ketersediaan akses terhadap lokasi Pasar sementara sehingga mudah dijangkau. Mengingat perkiraan masa relokasi sementara minimal setahun kedepan maka penataan relokasi mestinya juga mencakup secara fisik bangunan  dan secara non fisik meliputi pendataan, administrasi dan pengelolaan pedagang.

Pendataan Pedagang

Secara fisik, fungsi bangunan agar memenuhi syarat, sanitasi/kebersihan terjaga dan juga faktor pengawasan keamanan barang dagangan dibutuhkan pagar. Jangan sampai bangunan semrawut bahkan kesan kumuh sehingga tidak nyaman untuk berjualan maupun belanja. Secara non fisik, pendataan secara tepat agar semua pedagang yang menjadi korban kebakaran tertampung dan tertangani dengan benar. Jangan sampai justru pedagang baru yang memanfaatkan lahan. Semuanya pada dasarnya berpegang pada prinsip adil dan transparant. Jangan sampai muncul oknum-oknum  yang memanfaatkan musibah ini utk kepentingan pribadi.

Secara teknis, kami mengusulkan agar pemda membentuk satgas khusus penanganan recovery kebakaran ini. Melibatkan berbgai pihak yang berwenang untuk  kemudahan koordinasi penanganannya dan masyarakat mudah dalam pengaduannya jika menemukan kendala di lapangan. (Eh/HumasPKS)

0 komentar:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top