Thursday, 19 May 2016
One komentar

Renungan Menyambut Ramadhan

May 19, 2016


Terkejut, menjelang magrib di hari Rabu 18 Mei 2016 mendengar 2 orang ikhwah kita dikabarkan mengalami kecelakaan. Sangat terkejut, ada yang menyiarkan bahwa keduanya telah tiada..

Menahan rasa dalam diri ini dan kita yakin semua menahan diri untuk tidak berucap sebelum dapat kepastian akan kabar itu. Berharap kabar baik yang kita dapat..

Qodarullah, Allah telah menetapkan kedua sahabat kita telah dipanggil Allah. Innalillahi Wa inna ilaihi roji'un...

Sontak sedih dan duka menyelimuti hati. Seakan mimpi, berulang bertanya  dan berulang ditanya diantara kita akan kabar kedua ikhwah kita. Pikiran dan hati kita menolak hingga kemudian terlantunkan taujih rabbani..

"Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka tidak merubah janjinya.(QS Ahzab 23)

Masya Allah, banyak keindahan kisah yang diceritakan Ikhwah. Sebagai tanda khusnul khatimah, Insya Allah. Dalam amal kebaikan kedua ikhwah ini berpulang ke rahmatullah, sepulang acara dakwah yang diselenggarakan jamaah. Selepas sholat ashar mereka tunaikan berjamaah. Subhanallah, Insya Allah khusnul khatimah menemui syahadah. Syahid di sisi Allah.

Kata seorang ikhwah, kedua Ikhwan ini telah pergi dipanggil Allah untuk menikmati jerih payah jihad dan Amal sholehnya selama ini. Menikmati kehidupan abadi dalam ridho ilahi robbi. Sungguh iri, doa yang bersama dilantukan di halaqoh dan majelis ukhuwah kita selama ini, Allah telah kabulkan untuk kedua ikhwan ini.
Bagi yang belum, ambil antrian dan istiqomah dalam barisan dakwah. Fi sabilillah..

Syahid di akhirat Untuk kedua ikhwan ini, insya Allah. Banyak pelayat yang hadir men-sholatkan, banyak kesaksian kebaikan amalnya. Tanda ke-syahid-an beliau berdua.

Momentum langka, Mendengar kabar kedua kader ini, presiden PKS ditengah perhelatan silaturahim Aleg nasional yg digelar di jogja, spontan mengungkapkan keinginannya untuk melayat. Protokoler panitia pun tanggap, siapkan perjalanan Dan mengatur ulang agenda.

Foto Ustad Shohibul Iman di alm. Akh Sumarno

Atas izin Allah, presiden bersama keluarga melakukan perjalanan dan kunjungan lancar, bisa bertemu keluarga almarhum sbagaimana rencana. Seorang pimpinan partai, bersedia mendatangi rumah kader di bawah. Belum ada cerita yang kami dengar di tempat lain. Sangat merakyat, menguat rasa kebersamaan, tidak ada gap antara kader dg pimpinannya. Pemimpin yang kita rindukan..Menjadi orang tua dan guru teladan bagi kita semua.

Foto Presiden PKS dan Ibu di alm. Akh Yubianto

Jazakallahu khairan katsira ya syaikh...
Jazakallahu ahsanu jaza ya ustadz..

Suatu ketika dalam perang Ahzab, sahabat tidak menemui rosulullah dalam tendanya ditengah malam. Setelah dicari, rupanya nabi sedang memakamkan sahabat yg syahid. Dengan tangan bliau sendiri, nabi yang mulia ini menggali utk sahabatnya. Bergegas Abu bakar Dan Umar pun mengikutinya...
Subhanallah..

Menjelang Ramadhan, kita telah disuguhkan menu tarbiyah begitu banyak. Mukhayyam yg digelar jamaah sbelum ramadhan sungguh telah menyegarkan fisik dan kebugaran mental kita utk siap beramal.

Syahidnya kedua ikhwah kita, menguatkan azzam untuk slalu istiqomah dalam dakwah hingga syahadah menemui kita.Teladan qiyadah kita, menumbuhkan kecintaan dan kokohnya ukhuwah diantara kita.

Ramadhan, Allah telah siapkan bulan tarbiyah dengan menu lengkap, super pahala. Mari kita sambut gembira..
Marhaban ya Ramadhan...
Marhaban...marhaban...

Akhukum fillah...
Hamam Cahyadi
Jumat 20 Mei 2016

1 komentar:

  1. Tertitip rindu untuk kedua saudaraku yg telah memberikan banyak pelajaran untuk kami..

    ReplyDelete

 
Toggle Footer
Top